Sabtu, 3 Oktober 2026

Pemerintah Desa Sindangheula Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Jadi Pakan Ternak Maggot

BAGIKAN:
Pemerintah Desa Sindangheula Gelar Pelatihan Pengolahan Samp...
0
Pemerintah Desa Sindangheula Gelar Pelatihan Pengolahan Sampah Organik Jadi Pakan Ternak Maggot

SINDANGHEULA – Pemerintah Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, menggelar pelatihan pengolahan sampah organik menjadi pakan ternak maggot di Kampung Pesagi Kembang (Beji), Senin (27/10/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., MM, perwakilan Kecamatan Pabuaran Janjan Sujana, pendamping desa Romi Saparudin dan Abdul Jalil, perangkat desa, ketua RT/RW, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Pelatihan menghadirkan Rudi Nasrudin, penggiat lingkungan hidup yang menjadi narasumber utama. Ia membawakan materi tentang cara mengolah sampah organik menjadi pakan maggot sebagai solusi inovatif dalam mengurangi volume sampah sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa.

Dalam pemaparannya, Rudi menjelaskan secara rinci siklus budidaya maggot yang berasal dari lalat Black Soldier Fly (BSF).

“Telur BSF ini akan menetas kurang lebih dalam waktu 3–4 hari. Sepengalaman saya, dari satu telur BSF bisa menghasilkan sekitar dua hingga tiga kilogram maggot dewasa. Setelah menetas, telur berubah menjadi bayi larva (baby larva) yang dirawat selama tujuh hari sebelum beralih menjadi maggot muda. Pada fase baby larva ini, pakan yang disarankan antara lain ampas tahu atau sisa makanan lunak seperti bubur,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa setelah melalui fase maggot dewasa, siklus berlanjut ke tahap pre-pupa, kemudian pupa, hingga akhirnya menjadi lalat BSF.

“Setelah cangkang pupa retak, keluarlah lalat BSF jantan dan betina. Lalat ini perlu ditempatkan di ruangan khusus yang dilengkapi daun pisang kering sebagai tempat bertelur serta wadah minum berbahan jaring-jaring. Setelah lalat BSF kawin dan bertelur, keduanya akan mati, menandakan siklus kehidupan maggot kembali berulang,” jelasnya.

Rudi juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Sindangheula dalam mengikuti pelatihan tersebut.

Hujan Petir Sapa Wilayah Tengah dan Utara, BMKG Imbau Warga Banten Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini
Artikel Selanjutnya

Hujan Petir Sapa Wilayah Tengah dan Utara, BMKG Imbau Warga Banten Waspada Cuaca Ekstrem Hari Ini

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 29 Oktober 2025, 12:31 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Gudang Limbah B3 PT WPLI di Jawilan Terbakar

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Kapolsek Cikande Pimpin Langsung Pengamanan Ratusan Buruh Menuju KP3B

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Cegah Konflik Berlanjut, Polsek Petir Mediasi Perselisihan Antar Siswa

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 20:24 WIB

Polres Serang Respons Keluhan Debu PT Yanfa, Fakta Lapangan Akan Didalami

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Wujud Kepedulian, TNI-Polri Bantu Air Bersih Warga Pematang Kragilan

Konten Redaksi Selasa, 29 September 2026 | 18:32 WIB

12 Anggota Lulus UKW, PWI Kabupaten Serang Dorong Wartawan Makin Kompeten

Konten Redaksi Minggu, 27 September 2026 | 18:19 WIB

Cari Jantung Pisang, Warga Tunjung Teja Malah Temukan Mayat Pria

Konten Redaksi Sabtu, 26 September 2026 | 14:06 WIB

Tabrakan Maut di Simpang Asem Cikande, Dua Orang Tewas

Konten Redaksi Sabtu, 26 September 2026 | 13:42 WIB