Kamis, 24 September 2026

Bupati Tangerang Turun Langsung ke Lokasi Genangan Air di Cisoka, Janji Solusi Konkret Lewat Pembangunan Tandon Tahun 2026

BAGIKAN:
Bupati Tangerang Turun Langsung ke Lokasi Genangan Air di Ci...
0
Bupati Tangerang Turun Langsung ke Lokasi Genangan Air di Cisoka, Janji Solusi Konkret Lewat Pembangunan Tandon Tahun 2026

TANGERANG – Suasana Perumahan Cisoka Indah Regency, Desa Sukatani, Kecamatan Cisoka, mendadak ramai pada Sabtu (25/10/25). Bukan tanpa alasan, Bupati Tangerang Moch.

Maesyal Rasyid datang langsung untuk berdialog dengan warga RW 06 dan RW 07 yang selama ini kerap terdampak genangan air saat hujan deras.

Kedatangan orang nomor satu di Kabupaten Tangerang itu bukan sekadar kunjungan seremonial. Ia hadir bersama jajaran teknis: Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Iwan Firmansyah, Kepala Dinas Tata Ruang dan Bangunan Hendri Hermawan, serta Camat Cisoka, untuk mencari solusi nyata atas persoalan lingkungan yang telah lama dikeluhkan warga.

“Kami hadir ke sini untuk menindaklanjuti laporan dan permohonan dari warga. Saya ingin melihat langsung kondisi di lapangan, karena genangan air yang terjadi ini perlu segera kita tangani. Oleh karena itu, saya bawa kepala dinas teknis untuk mencari solusi terbaik,” ujar Bupati Maesyal Rasyid.

Langkah cepat ini menunjukkan komitmen Pemkab Tangerang dalam merespons langsung aduan masyarakat. Menurut Bupati, penanganan masalah genangan air tak bisa hanya mengandalkan pemerintah — tapi harus disertai kesadaran dan peran aktif warga.

“Saya minta kepada Pak RW dan RT untuk menggerakkan warga melakukan kerja bakti. Saluran air di jalan-jalan jangan ditutup atau diubah fungsi, karena itu bisa menyebabkan penyempitan dan banjir. Nanti yang besar-besarnya biar kami tangani melalui dinas teknis,” tegasnya.

Dari hasil peninjauan di beberapa titik rawan genangan, ditemukan sejumlah area yang memerlukan perbaikan saluran air dan pembangunan tandon penampung air. Pemerintah berencana membangun tandon tersebut menggunakan anggaran APBD tahun 2026 sebagai langkah jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir.

“Kita akan lihat lebih lanjut lahan yang bisa digunakan untuk pembangunan tandon. Kalau memang memungkinkan dan lahannya jelas, kita anggarkan di APBD 2026. Tujuannya untuk mengurangi potensi genangan dan banjir di kawasan ini,” ungkap Bupati Maesyal Rasyid.

Wali Kota Serang Resmi Buka Pesta Kaibon 2025, Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif
Artikel Selanjutnya

Wali Kota Serang Resmi Buka Pesta Kaibon 2025, Dorong Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif

Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 25 Oktober 2025, 16:30 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Lapas Bandanaira Perkuat Kesiapsiagaan Bencana bersama SAR dan PLN

Konten dari Pengguna Siaran Pers Rabu, 26 Agustus 2026 | 12:38 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Perbaikan Jalan di Kota Serang: Sudahkah Menyentuh Kebutuhan Masyarakat?

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Senin, 11 Mei 2026 | 15:09 WIB

Rutan Marabahan Perkuat Komitmen Bersih Halinar Melalui Ikrar Bersama dan Razia Gabungan Bersama APH

Konten dari Pengguna Berita & Kegiatan Jumat, 8 Mei 2026 | 14:37 WIB

Tanggap Bencana: Bupati Arfak Langsung ke Lokasi Banjir-Longsor

Konten Redaksi Rabu, 6 Mei 2026 | 14:11 WIB

Kepala Rutan Manna Ikuti Assessment Kompetensi di Ditjenpas Jakarta

Konten Redaksi Sabtu, 2 Mei 2026 | 14:01 WIB