Minggu, 4 Oktober 2026

Ketua TP PKK Banten Ajak Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Yatim Piatu

BAGIKAN:
Ketua TP PKK Banten Ajak Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan...
0
Ketua TP PKK Banten Ajak Masyarakat Dukung Anak Berkebutuhan Khusus dan Anak Yatim Piatu

“Alhamdulillah, anak saya yang juga memiliki sindrom asperger saat ini sedang belajar di UNS. Anak istimewa bukan berarti anak yang tidak bisa menjadi apa-apa. Ciptakan lingkungan yang kondusif, inovatif, dan ramah anak,” tuturnya.

Tinawati juga memberikan apresiasi kepada POTADS Seragon (Serang–Cilegon) yang telah menjadi wadah bagi para orang tua untuk saling berbagi dan menguatkan. Ia berharap kehadiran POTADS di Provinsi Banten dapat terus berkembang dan memperoleh dukungan dari berbagai pihak.

“Saya harap ke depan kegiatan seperti ini terus berlanjut. Mari kita gaungkan dan edukasikan seluruh lapisan masyarakat agar terus memberikan semangat bagi anak-anak istimewa di Provinsi Banten,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum POTADS Pusat, Eliza Oktavianti Rogi, menyampaikan bahwa organisasi tersebut telah berdiri selama 22 tahun dengan lebih dari 3.000 anggota di sepuluh provinsi di Indonesia. Provinsi Banten, katanya, sedang dalam proses menjadi cabang ke-11.

“Kami mohon dukungan karena anak-anak kami membutuhkan program yang berkelanjutan dari pemerintah daerah,” ujar Eliza.

Adapun Koordinator POTADS Serang–Cilegon, Pevfri Devita Bunda, menjelaskan bahwa POTADS Seragon terbentuk pada tahun 2022 dan kini memiliki 110 anggota. Organisasi ini aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendukung anak-anak penyandang down syndrome.

"Organisasi ini aktif berkolaborasi dengan tenaga kesehatan, seperti dokter rehabilitasi medik dan dokter THT, dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak penyandang down syndrome di wilayah Serang Raya dan Cilegon," ujarnya.

Kehadiran Tinawati Andra Soni di Yayasan Al Arif disambut hangat oleh pengurus yayasan, Pingki. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian terhadap anak-anak panti asuhan.

Waspada! Sering Makan Mi Instan Bisa Ganggu Kesehatan Tubuh
Artikel Selanjutnya

Waspada! Sering Makan Mi Instan Bisa Ganggu Kesehatan Tubuh

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 19 Oktober 2025, 21:41 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Rp1,5 Miliar Melayang, Aliansi Advokat Bongkar Dugaan Mafia Titik Dapur MBG

Konten Redaksi Rabu, 9 September 2026 | 22:24 WIB

Lapas Kelas IIA Serang Tutup Rangkaian Porsenap dengan Senam Bersama

Konten dari Pengguna Siaran Pers Sabtu, 15 Agustus 2026 | 10:12 WIB

Pemkot Serang Buka Suara soal Insentif Rp1,86 Miliar untuk Budi-Agis

Konten Redaksi Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:11 WIB