Ikuti Kami
Sabtu, 4 Juli 2026 Versi Web

Kurang Serat, Banyak Penyakit: Alarm Gizi untuk Generasi Instan

Penulis: Redaksi
Senin, 13 Oktober 2025 | 02:04 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Coba pikir sebentar, kapan terakhir kali kamu makan sayur lebih banyak dari lauknya?
Atau kapan terakhir kali kamu ngemil buah, bukan ciki atau mie instan cup?
Kalau jawabannya “nggak ingat”, mungkin kamu bagian dari jutaan orang Indonesia yang kekurangan serat setiap harinya.

Generasi Instan dan Krisis Serat

Gaya hidup modern bikin segalanya serba cepat, termasuk urusan makan.
Banyak orang yang lebih memilih makanan instan, gorengan, dan minuman manis kekinian daripada sepiring sayur segar. Padahal, serat adalah zat gizi penting yang berfungsi menjaga sistem pencernaan, menurunkan risiko penyakit, dan mengontrol kadar gula darah.

Menurut Kementerian Kesehatan RI (2023), rata-rata asupan serat masyarakat Indonesia hanya 10–15 gram per hari, sementara kebutuhan idealnya untuk orang dewasa mencapai 25–30 gram per hari. Artinya, kita baru memenuhi separuh dari kebutuhan tubuh.
Akibatnya, berbagai penyakit “gaya hidup” mulai muncul di usia muda kayak sembelit, kolesterol tinggi, obesitas, hingga diabetes tipe 2.

Apa Sih Hebatnya Serat?

Banyak yang mengira serat cuma bikin lancar BAB. Padahal manfaatnya jauh lebih luas.
Serat terbagi jadi dua jenis:

  1. Serat larut air (soluble fiber) — membantu menurunkan kadar kolesterol dan gula darah, bisa ditemukan pada oatmeal, apel, dan kacang-kacangan.
  2. Serat tidak larut (insoluble fiber) — menjaga pergerakan usus tetap lancar dan mencegah sembelit, bisa didapat dari sayuran hijau, kulit buah, atau biji-bijian.

Keduanya punya peran penting. Serat membantu memperlambat penyerapan gula, bikin kita kenyang lebih lama, dan menekan nafsu makan berlebih.
Selain itu, serat juga jadi “makanan” untuk mikrobiota usus, yaitu bakteri baik yang berperan dalam menjaga imun tubuh.

Kalau usus sehat, tubuh pun ikut kuat.

Penulis: Redaksi
Senin, 13 Oktober 2025 | 02:04 WIB
Artikel Selanjutnya

TRANSFORMASI PRODUK KELAPA SAWIT MELALUI AGROINDUSTRI BERKELANJUTAN DI INDONESIA

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Pengumpulan ZIS di Pemkot Serang Hanya Sasarkan ASN

Senin, 19 Januari 2026 | 20:06 WIB
↑ Kembali ke atas
Kurang Serat, Banyak Penyakit: Alarm Gizi untuk Generasi Instan

Bagikan artikel ini melalui