Jumat, 2 Oktober 2026

Manfaat Traveling bagi Kesehatan Mental: Fakta Ilmiah yang Terbukti

BAGIKAN:
Manfaat Traveling bagi Kesehatan Mental: Fakta Ilmiah yang T...
0
Manfaat Traveling bagi Kesehatan Mental: Fakta Ilmiah yang Terbukti

Jakarta – Traveling atau liburan tidak hanya menjadi sarana rekreasi, tetapi juga terbukti memiliki dampak positif bagi kesehatan mental. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bepergian dapat membantu menurunkan tingkat stres, meningkatkan kebahagiaan, memperluas wawasan, dan memperkuat hubungan sosial.

Sebuah studi dari Ekuador menemukan bahwa kegiatan wisata alam mampu menurunkan gejala depresi, kecemasan, dan stres secara signifikan. Meskipun efeknya berangsur menurun setelah enam bulan, penelitian ini membuktikan bahwa perjalanan dapat memberikan efek pemulihan psikologis yang nyata.

Temuan serupa juga dilaporkan di Cina, di mana traveling rekreasi berpengaruh positif terhadap kesejahteraan psikologis melalui pengurangan stres dan peningkatan dukungan sosial.

Bagi kelompok usia lanjut, traveling juga memiliki manfaat besar. Studi di Jepang menunjukkan bahwa lansia yang melakukan perjalanan jarak jauh memiliki fungsi kognitif yang lebih baik dan tingkat depresi yang lebih rendah dibandingkan mereka yang jarang bepergian.

Aktivitas fisik ringan selama perjalanan, seperti berjalan kaki atau menjelajahi tempat wisata, turut memperkuat kebugaran tubuh dan menjaga kestabilan emosi.

Selain itu, traveling juga berdampak positif terhadap suasana hati dan kreativitas. Mengunjungi tempat baru, melihat keindahan alam, atau berinteraksi dengan budaya yang berbeda memberikan stimulus positif bagi otak.

Suasana baru ini dapat memicu rasa bahagia, memperluas cara pandang, serta melatih kemampuan beradaptasi. Penelitian dari US News Health menjelaskan bahwa pengalaman visual dan emosional saat bepergian membantu meningkatkan hormon dopamin dan serotonin, dua zat kimia otak yang berperan dalam menumbuhkan rasa senang dan semangat hidup.

Dari sisi sosial, traveling juga memperkuat hubungan antarindividu. Perjalanan bersama keluarga, sahabat, atau komunitas dapat mempererat ikatan emosional dan mengurangi rasa kesepian.

Manfaat Kopi: Bukan Hanya Penghilang Kantuk, tapi Juga Baik untuk Kesehatan
Artikel Selanjutnya

Manfaat Kopi: Bukan Hanya Penghilang Kantuk, tapi Juga Baik untuk Kesehatan

Penulis: Siska Mawita
Diterbitkan: 4 Oktober 2025, 18:52 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB