”Masyarakat kita ini di tengah-tengah lingkungan perusahaan sumber airnya kurang. Dulu masyarakat menggunakan air bor, cuma tidak keluar, mungkin airnya terserap perusahaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sedikitnya 6.000 warga Desa Nambo Ilir hingga kini masih kesulitan mengakses air bersih.
”Kita pernah mengajukan aspirasi dari berbagai pihak-pihak untuk membantu masyarakat, hal ini karena kondisinya kekeringan air bersih,” terangnya.
Salah seorang warga Desa Nambo Ilir, Ningsih, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah melalui Perumda Tirta Albantani atas bantuan yang diberikan.
”Kami sangat senang dan bahagia adanya bantuan air bersih ini, karena sudah lima tahun untuk sehari-hari kesulitan mendapatkan air bersih, paling cuma mengandalkan air hujan saja. Untuk saat ini, kami selalu membeli air yang memakan biaya banyak,” ucapnya.