Hari Bakti Poster ke-80: Meutya Hafid Ingatkan Pos dan Telekomunikasi Adalah Jantung Kehidupan Bangsa
Menurutnya, setiap menara, kabel serat optik, hingga sinyal yang menjangkau desa adalah jembatan untuk rakyat agar lebih mudah belajar, berjualan, bekerja, dan bersuara.
“Setiap menara yang terbangun, setiap kabel serat optik yang dibentangkan, dan setiap desa yang berhasil terhubung dengan internet, adalah fondasi nyata menuju target 8 persen pertumbuhan ekonomi,” ucap Meutya.
Ia menambahkan, infrastruktur telekomunikasi yang kuat tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga bagian dari pertahanan nasional sekaligus kunci agar anak muda di desa memiliki kesempatan yang sama dengan mereka yang hidup di kota.
Mengutip tema Hari Bhakti Postel ke-80, Kolaborasi Percepat Digitalisasi, Meutya mengajak seluruh pihak mendukung program digitalisasi nasional.
“Hari Bhakti Postel akan selalu menjadi pengingat bahwa masa depan kita bentuk dengan tangan kita sendiri. Pos akan tetap menjadi jantung logistik bagi rakyat, telekomunikasi terus menjadi urat nadi digital bagi bangsa, dan bersama, keduanya, menjadi fondasi kedaulatan Indonesia yang kokoh,” pungkasnya.
Acara ini turut dihadiri Wamenkomdigi Nezar Patria, Plt. Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Haris, perwakilan lembaga penyiaran, operator telekomunikasi, perusahaan teknologi, media massa, asosiasi industri, serta perwakilan Korps Veteran Karyawan Postel/Legiun Veteran Republik Indonesia (KVK Postel/LVRI).