3. Kenalkan Perbedaan
Paparkan anak pada lingkungan yang beragam, baik budaya, bahasa, maupun kondisi sosial. Dengan begitu, anak akan memahami bahwa setiap orang memiliki latar belakang berbeda yang harus dihormati.
4. Dorong Ekspresi Emosi
Berikan ruang bagi anak untuk mengekspresikan perasaan mereka sendiri, baik senang maupun sedih. Dengan mengenali emosi diri, anak akan lebih mudah memahami emosi orang lain.
5. Libatkan dalam Kegiatan Sosial
Ajak anak berpartisipasi dalam kegiatan berbagi, seperti bakti sosial atau sekadar membantu tetangga. Pengalaman langsung akan menumbuhkan rasa peduli yang lebih kuat.
Menurut Lestari, konsistensi orang tua menjadi kunci. “Empati bukanlah sifat yang muncul tiba-tiba, melainkan keterampilan hidup yang dibangun melalui pembiasaan sehari-hari,” jelasnya.
Dengan menanamkan empati sejak dini, orang tua tidak hanya membesarkan anak yang cerdas secara akademis, tetapi juga membentuk generasi yang penuh kepedulian, toleransi, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat.