Wabup Tangerang Apresiasi Penurunan 24 Persen Kasus Stunting di Tigaraksa
"Saya minta kepada pemerintah kecamatan, desa, kelurahan dan para kader untuk lebih aktif melakukan pemberdayaan masyarakat agar tetap memiliki penghasilan tambahan melalui pelatihan usaha, pemanfaatan potensi lokal, serta kerja sama dengan pihak swasta," pintanya.
Wabup Intan juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas kader PKK dan Posyandu secara berkelanjutan. Menurutnya, para kader perlu dibekali pemahaman yang lebih baik mengenai pangan bergizi dari bahan lokal yang kaya protein.
"Salah satu inovasi yang akan didorong ke depan adalah demo masak dan lomba masak berbahan pangan alternatif hasil riset, seperti tempe semangit, yang mengandung protein tinggi dan dapat digunakan sebagai substitusi pangan bergizi untuk balita maupun ibu hamil," imbuhnya.
Ia pun menegaskan harapannya agar kerja sama lintas sektor semakin kuat, sehingga target Zero Stunting pada tahun 2029 dapat tercapai bersamaan dengan penurunan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan.
(Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kab. Tangerang)
NO: 400.14.4.3/44-Prokopim/IX/2025