Ikuti Kami
Sabtu, 3 Oktober 2026 ⚡ Versi Web
Konten Redaksi

Hati-hati, Gula Bisa Jadi "Musuh tersembunyi" Kulit Anda

Penulis: Tiara Herawati
Senin, 22 September 2025 | 15:35 WIB
Facebook
X
WhatsApp
Lainnya

Konsumsi gula juga meningkatkan peradangan di seluruh tubuh, termasuk kulit. Akibatnya, jerawat makin merah, bengkak, bahkan meninggalkan noda hitam.

Tak berhenti di situ, lonjakan insulin akibat karbohidrat olahan membuat kulit memproduksi lebih banyak minyak (sebum). Ketika minyak bercampur dengan kotoran dan sel kulit mati, pori-pori tersumbat, menciptakan “surga” bagi bakteri penyebab jerawat.

Rosacea, psoriasis, hingga eksim pun bisa makin parah jika gula dikonsumsi berlebihan.

Stres Oksidatif: Kulit Kusam dan Sulit Sembuh

Gula berlebih juga memicu radikal bebas yang menyerang sel-sel kulit. Kondisi ini membuat kulit mudah kusam, kehilangan cahaya alaminya, dan sulit memperbaiki diri.

Pada penderita diabetes, luka di kulit cenderung lebih lama sembuh karena sirkulasi darah terganggu. Bahkan, AGEs dapat merangsang produksi melanin berlebih, memicu flek hitam dan pigmentasi.

Berapa Batas Aman Konsumsi Gula?

Agar kulit tetap sehat dan bercahaya, American Heart Association (AHA) memberi batasan konsumsi gula:

Penulis: Tiara Herawati
Senin, 22 September 2025 | 15:35 WIB
Artikel Selanjutnya

Cara Sehat Hadapi Hustle Culture agar Tetap Seimbang dan Bahagia

Mode AMP — versi ringan & cepat
Versi Lengkap

Terkini

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB
↑ Kembali ke atas
Hati-hati, Gula Bisa Jadi "Musuh tersembunyi" Kulit Anda

Bagikan artikel ini melalui