Sabtu, 3 Oktober 2026

Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Banten Iwan Falahudin Mengisi Materi di Pondok Pesantren Manahijus Sadat

BAGIKAN:
Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Banten Iwan Falahudin Mengisi...
0
Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Banten Iwan Falahudin Mengisi Materi di Pondok Pesantren Manahijus Sadat

Lebak – 27 April 2025 | Dalam rangka meningkatkan kompetensi santri tingkat akhir, Pondok Pesantren Manahijus Sadat yang berlokasi di Kampung Serdang, Desa Keong, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, menggelar kegiatan pembekalan ilmu dengan menghadirkan para pakar di bidangnya.

Salah satu narasumber yang hadir adalah Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama / Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Banten, Dr. Drs. Iwan Falahudin, S.Pd., M.Pd., yang memberikan materi tentang Ilmu Faraidh dan Sejarah Peradaban Islam.

Dalam sambutannya, Iwan Falahudin menyampaikan bahwa dirinya bukan seorang pakar dalam kedua bidang tersebut. Namun, berangkat dari semangat kebersamaan dan prinsip "tak ada rotan, akar pun jadi," ia menerima undangan untuk berbagi pengetahuan kepada para santri.

Saat menyampaikan materi Ilmu Faraidh, Iwan Falahudin menekankan pentingnya memahami konsep ‘Aul — kondisi ketika perhitungan pembagian warisan sesuai ketentuan menghasilkan jumlah yang melebihi nilai harta yang tersedia.

Ia memberikan ilustrasi, apabila seorang suami dan dua saudari perempuan menjadi ahli waris atas harta sebesar Rp7 juta, maka berdasarkan ketentuan, suami mendapat 1/2 bagian (Rp3,5 juta) dan kedua saudari memperoleh 2/3 bagian (Rp4,666 juta). Jumlah keduanya melebihi total harta warisan.

Dalam kondisi ‘Aul ini, penyelesaian dilakukan dengan menaikkan penyebut perhitungan menjadi 7, sehingga suami mendapatkan 3/7 dan dua saudari memperoleh 4/7 dari total harta. Dengan demikian, pembagian menjadi:

  • Suami: 3/7 × Rp7.000.000 = Rp3.000.000
  • Dua saudari: 4/7 × Rp7.000.000 = Rp4.000.000

Total pembagian pun sesuai dengan nilai harta warisan.

Selain membahas Ilmu Faraidh, Iwan Falahudin juga memaparkan tentang perkembangan Sejarah Peradaban Islam, memberikan wawasan kepada para santri tentang peran besar umat Islam dalam membangun peradaban dunia.

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 27 April 2025 ini disambut antusias para santri. Mereka aktif bertanya dan berdiskusi, memperlihatkan semangat untuk memahami lebih dalam ilmu-ilmu yang disampaikan.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Pondok Pesantren Manahijus Sadat berharap dapat melahirkan generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Banten Iwan Falahudin Kunjungi Acara 'Pemetaan Bakat dan Karir' di Pondok Pesantren Manahijus Sadat
Artikel Selanjutnya

Kabag TU Kanwil Kemenag Prov. Banten Iwan Falahudin Kunjungi Acara 'Pemetaan Bakat dan Karir' di Pondok Pesantren Manahijus Sadat

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 28 April 2025, 01:55 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Gudang Limbah B3, PT WPLI di Jawilan Terbakar

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Brigjen Pol Hendra Resmi Jabat Kapolda Banten

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 04:40 WIB

Andra Soni Sambut Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri: Sosok Tegas yang Humanis

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 19:36 WIB

FASI XIII di Banten, Dimyati Tekankan Peran Masjid Bentuk Generasi Qurani

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:19 WIB

Dibangun Swadaya Warga, Jembatan Leuwi Kukuk Kini Resmi Digunakan

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Tinjau Sekolah Rakyat di Lebak, Andra Soni Dorong Siswa Kejar Cita-cita

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 21:10 WIB

DPRD Setujui APBD Perubahan 2026, Andra Soni Fokus Kejar Target RPJMD

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 15:09 WIB