Rabu, 7 Oktober 2026

DPKD Kabupaten Serang Gelar Pelatihan Tata Boga untuk 90 Ibu-Ibu, Dorong Kesejahteraan Lewat Program TPBIS

BAGIKAN:
DPKD Kabupaten Serang Gelar Pelatihan Tata Boga untuk 90 Ibu...
0
DPKD Kabupaten Serang Gelar Pelatihan Tata Boga untuk 90 Ibu-Ibu, Dorong Kesejahteraan Lewat Program TPBIS

SERANG - Sebanyak 90 ibu-ibu di Kabupaten Serang mendapatkan pelatihan tata boga yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (DPKD) Kabupaten Serang. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Andi Suriati, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca di DPKD Kabupaten Serang, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari Program TPBIS, atau Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial.

"Program ini bertujuan agar perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi sarana praktis untuk memanfaatkan pengetahuan yang didapat dari membaca, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Andi dalam keterangan tertulisnya pada Selasa, 5 November 2024.

Andi menambahkan bahwa TPBIS adalah salah satu program prioritas Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Perpustakaan kini diharapkan lebih dari sekadar tempat membaca atau menyimpan buku, melainkan juga tempat pelatihan keterampilan seperti tata boga.

"Dengan pelatihan seperti ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan yang mereka peroleh untuk kesejahteraan mereka sendiri. Misalnya, meskipun hanya belajar membuat yogurt, mereka bisa mengembangkan produk turunan seperti salad, es jelly, dan lainnya," jelasnya.

Menurut Andi, meskipun kegiatan ini terlihat sederhana, jika ditekuni dengan serius, dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Pelatihan tersebut diadakan di Desa Singarajan, Kecamatan Pontang pada 22 Oktober, kemudian di Desa Panenjoan, Kecamatan Carenang, dan Desa Pelawad, Kecamatan Ciruas pada 29 Oktober 2024.

"Setiap desa diikuti oleh 30 peserta atau ibu-ibu, yang dilatih keterampilan tata boga. Tahun lalu, pelatihan di Kecamatan Cikande fokus pada pembuatan abon," tambahnya.

Andi menegaskan bahwa Program TPBIS akan dilaksanakan setiap tahun, disertai dengan pemantauan terhadap peserta yang sebelumnya mengikuti pelatihan, untuk melihat apakah mereka melanjutkan keterampilan tersebut menjadi usaha. "Tujuannya adalah memberikan keahlian kepada ibu-ibu dengan menghadirkan narasumber yang berkompeten," tutup Andi.(*)

(red)

Pertumbuhan Ekonomi Banten Stabil di Triwulan III 2024, Infrastruktur dan Industri Jadi Penopang Utama
Artikel Selanjutnya

Pertumbuhan Ekonomi Banten Stabil di Triwulan III 2024, Infrastruktur dan Industri Jadi Penopang Utama

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 5 November 2024, 15:47 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik, Wagub Dimyati Bidik Level Adaptif

Konten Redaksi Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Empat Kali Meletus, Polda Banten Imbau Warga Waspada

Konten Redaksi Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Tembus 7 Juta Peserta, CKG Banten Duduki Peringkat Kedua Nasional

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Unik! Ratusan Tanaman Gantikan Karangan Bunga pada HUT ke-26 Banten

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Tertib dan Aman, Polda Banten Apresiasi Peserta Penyampaian Aspirasi

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 23:29 WIB

Jelang HUT ke-26 Banten, Andra Soni Silaturahmi dan Minta Doa Ulama

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Jelang HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ziarah ke Makam Para Sultan

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Gudang Limbah B3, PT WPLI di Jawilan Terbakar

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:22 WIB