Pemprov Banten Serius Tangani Stunting dan Gizi Buruk, Target Penurunan Hingga 14 Persen
BANTEN - Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar, menekankan komitmen serius Pemerintah Provinsi Banten dalam melaksanakan program percepatan penanganan stunting dan masalah gizi buruk. Hal ini merupakan bagian dari upaya untuk mencapai target Indonesia Emas 2045.
Pernyataan tersebut disampaikan Al Muktabar saat membuka Rapat Koordinasi Lintas Sektor Pencegahan Penurunan Stunting di Aula Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintah Kota Tangerang, pada Rabu (25/9/2024).
“Kita telah dipandang baik dalam upaya penanganan stunting dan gizi buruk. Kami berkomitmen untuk melaksanakan langkah-langkah yang serius dengan pendekatan yang spesifik dan sensitif. Pendekatan ini jelas dan terukur, serta melibatkan pengumpulan dan pengukuran data balita secara menyeluruh,” ujarnya.
Al Muktabar menyatakan optimisme bahwa dengan penanganan yang serius, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, target penurunan stunting hingga 14 persen dapat dicapai, bahkan mungkin terlampaui.
“Pemprov Banten akan segera menindaklanjuti data yang diperoleh dan menerapkan berbagai pendekatan untuk menurunkan angka stunting hingga mencapai 14 persen,” tambahnya.
Agar program ini tepat sasaran, Pemprov Banten melakukan pendataan bayi dengan sistem by name by address, bekerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan. Pendataan ini mencakup penimbangan dan pengukuran menggunakan alat yang sesuai.
“Data by name by address sangat penting agar agenda kerja dapat dilaksanakan dengan tepat,” tegasnya.
“Provinsi Banten telah berhasil mengukur dan menimbang semua bayi secara 100 persen,” imbuh Al Muktabar.