Rabu, 7 Oktober 2026

BPBD Banten Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Pascabencana, Fokus Utama pada Sumber Daya Alam dan Lingkungan

BAGIKAN:
BPBD Banten Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Pascabencana,...
0
BPBD Banten Gelar Rapat Koordinasi Penanganan Pascabencana, Fokus Utama pada Sumber Daya Alam dan Lingkungan

SERANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten mengadakan rapat koordinasi strategis yang berfokus pada penanganan pascabencana dengan penekanan khusus pada sektor sumber daya alam dan lingkungan.

Rapat yang digelar pada Selasa, (27/8/24). Dihadiri oleh Kepala BPBD Provinsi Banten, Nana Suryana, beserta jajaran BPBD, Dr. Asep Supriatna dari Kedeputian Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, Akademisi dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), serta perwakilan dari berbagai stakeholder terkait.

Rapat ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan yang dilakukan oleh BPBD Provinsi Banten untuk memperkuat kesiapan dan respons dalam menghadapi berbagai dampak bencana di wilayah Banten.

Kepala BPBD Provinsi Banten, Nana Suryana, menekankan pentingnya koordinasi yang efektif antar instansi dan pemangku kepentingan dalam mengelola pascabencana. Ia menyoroti bahwa sektor sumber daya alam dan lingkungan sering kali menjadi yang paling terdampak saat terjadi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, dan gempa bumi.

Oleh karena itu, diperlukan upaya yang terstruktur dan berkelanjutan untuk memulihkan dan menjaga keberlanjutan sumber daya alam serta lingkungan Pascabencana.

Nana Suryana, menyampaikan bahwa BPBD Banten masih menghadapi tantangan besar dalam menyelesaikan masalah pascabencana di beberapa wilayah, terutama di Pandeglang, Lebak, dan Pantai Utara. Ia menekankan bahwa penanganan yang telah dilakukan di Serang perlu diperluas ke wilayah-wilayah lain yang juga terdampak, terutama di sektor sumber daya alam dan lingkungan.

"Kami masih memiliki pekerjaan rumah terkait penanganan pascabencana di beberapa wilayah, seperti Pandeglang dan Lebak, terutama di Pantai Utara. Langkah-langkah penanganan yang sudah dilakukan di Serang perlu diperluas ke wilayah lain yang juga terdampak," ungkap Nana Suryana.

Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara berbagai stakeholder, termasuk TNI dan Polri, dalam menangani masalah lingkungan yang diakibatkan oleh bencana.

Apel Pagi Virtual di Lapas Cilegon: Menkumham Tekankan Disiplin dan Sinergi
Artikel Selanjutnya

Apel Pagi Virtual di Lapas Cilegon: Menkumham Tekankan Disiplin dan Sinergi

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 27 Agustus 2024, 12:35 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Indeks Integritas Pendidikan Banten Naik, Wagub Dimyati Bidik Level Adaptif

Konten Redaksi Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Gunung Anak Krakatau Empat Kali Meletus, Polda Banten Imbau Warga Waspada

Konten Redaksi Selasa, 6 Oktober 2026 | 15:01 WIB

Tembus 7 Juta Peserta, CKG Banten Duduki Peringkat Kedua Nasional

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Unik! Ratusan Tanaman Gantikan Karangan Bunga pada HUT ke-26 Banten

Konten Redaksi Senin, 5 Oktober 2026 | 14:14 WIB

Tertib dan Aman, Polda Banten Apresiasi Peserta Penyampaian Aspirasi

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 23:29 WIB

Jelang HUT ke-26 Banten, Andra Soni Silaturahmi dan Minta Doa Ulama

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 10:10 WIB

Jelang HUT ke-26 Banten, Andra Soni Ziarah ke Makam Para Sultan

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Gudang Limbah B3, PT WPLI di Jawilan Terbakar

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:22 WIB