Senin, 5 Oktober 2026

Pemutakhiran Data PMKS di Kabupaten Serang Tahun 2024: Langkah Strategis Menuju Peningkatan Kesejahteraan Sosial

BAGIKAN:
Pemutakhiran Data PMKS di Kabupaten Serang Tahun 2024: Langk...
0
Pemutakhiran Data PMKS di Kabupaten Serang Tahun 2024: Langkah Strategis Menuju Peningkatan Kesejahteraan Sosial

SERANG - Dalam upaya untuk meningkatkan kesejahteraan sosial, ketersediaan dan validitas data menjadi faktor yang sangat krusial. Data yang akurat dan terkelola dengan baik merupakan fondasi utama dalam merumuskan perencanaan dan pengendalian pembangunan kesejahteraan sosial yang efektif.

Di Kabupaten Serang, Dinas Sosial memegang peranan sentral dalam penyediaan data valid, khususnya terkait Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

PMKS mencakup berbagai kelompok rentan yang memerlukan perhatian khusus, seperti Penyandang Disabilitas Terlantar, Lansia Terlantar, Anak Terlantar, Gelandangan Pengemis, dan Korban Bencana. Validitas data mengenai kelompok-kelompok ini sangat penting bagi Dinas Sosial dalam menyelenggarakan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Sosial.

Dengan data yang akurat, proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan SPM dapat dilakukan dengan lebih efisien, serta mempermudah perhitungan capaian keberhasilan program.

Untuk memenuhi kebutuhan akan data yang valid dan terkini, Dinas Sosial Kabupaten Serang akan menyelenggarakan pemutakhiran data PMKS pada tahun 2024. Program ini akan mencakup 29 kecamatan dan diawali dengan sosialisasi serta pengarahan kepada operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation (SIKS-NG) dari 326 desa di Kabupaten Serang.

Sosialisasi ini direncanakan berlangsung selama tiga hari di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Serang, terbagi dalam tiga gelombang untuk memastikan semua operator mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai pentingnya validitas data dan cara pengelolaannya.

Berdasarkan data pemutakhiran tahun 2022, terdapat beberapa kelompok PMKS dengan jumlah yang signifikan. Fakir Miskin tercatat mencapai 113.813 Kepala Keluarga (KK), sementara Perempuan Rawan Sosial Ekonomi terdata sebanyak 44.563 jiwa.

Selain itu, Anak Balita Terlantar dan Anak Terlantar masing-masing berjumlah 40.379 dan 47.352 jiwa, menunjukkan tingginya jumlah anak yang membutuhkan perhatian khusus. Lansia Terlantar mencapai 33.736 jiwa, menandakan pentingnya dukungan untuk populasi lanjut usia yang tidak memiliki keluarga yang merawat mereka.

Bupati Serang Berikan Beasiswa S1 untuk 873 Guru PAUD dari 29 Kecamatan
Artikel Selanjutnya

Bupati Serang Berikan Beasiswa S1 untuk 873 Guru PAUD dari 29 Kecamatan

Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 20 Juli 2024, 13:39 WIB · Diperbarui: 9 September 2026, 12:06 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Gudang PT WPLI Terbakar, PECAK Polres Serang Gerak Cepat ke Lokasi

Konten Redaksi Minggu, 4 Oktober 2026 | 19:20 WIB

Gudang Limbah B3, PT WPLI di Jawilan Terbakar

Konten Redaksi Sabtu, 3 Oktober 2026 | 18:22 WIB

Kapolsek Cikande Pimpin Langsung Pengamanan Ratusan Buruh Menuju KP3B

Konten Redaksi Kamis, 1 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Cegah Konflik Berlanjut, Polsek Petir Mediasi Perselisihan Antar Siswa

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 20:24 WIB

Polres Serang Respons Keluhan Debu PT Yanfa, Fakta Lapangan Akan Didalami

Konten Redaksi Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Wujud Kepedulian, TNI-Polri Bantu Air Bersih Warga Pematang Kragilan

Konten Redaksi Selasa, 29 September 2026 | 18:32 WIB

12 Anggota Lulus UKW, PWI Kabupaten Serang Dorong Wartawan Makin Kompeten

Konten Redaksi Minggu, 27 September 2026 | 18:19 WIB

Cari Jantung Pisang, Warga Tunjung Teja Malah Temukan Mayat Pria

Konten Redaksi Sabtu, 26 September 2026 | 14:06 WIB