Dikatakan bahwa ini adalah kelima kalinya sejak 2019 Al Muktabar memotong hewan kurban bantuan dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Iduladha kali ini, Presiden Jokowi menyerahkan sapi kurban jenis Limosin seberat 1,3 ton.
"Mudah-mudahan segala ibadah ini diterima Allah SWT," ucap Al Muktabar.
Ia juga menyebut bahwa biasanya hewan kurban bantuan Presiden adalah ternak terbaik dari usaha-usaha di wilayah tersebut.
"Beberapa sapi terbaik dari usaha ternak di Provinsi Banten juga dikirim ke Jakarta," katanya.
"Ini juga mengembangkan ekonomi kita, karena pangan merupakan hal mendasar. Ketahanan pangan terus kita tingkatkan. Segala sektor terus kita kembangkan," tegas Al Muktabar.
Pada Iduladha kali ini, empat ekor sapi akan dipotong di Sistem Pertanian Terpadu (Sitandu) Provinsi Banten dan dagingnya akan diperuntukkan bagi anak-anak penderita stunting. Daging kurban akan dikirim ke Dapur PKK untuk diolah menjadi makanan bergizi dan disalurkan kepada anak-anak tersebut.
"Kita akan memperluas cakupan makanan bergizi untuk anak stunting ini," ujarnya.
Dalam khutbahnya, KH Ali Mujahidin menyampaikan bahwa Iduladha mengandung dua peristiwa penting: ibadah haji yang wajib bagi yang mampu dan kurban yang berasal dari kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk mengorbankan anaknya. Kedua peristiwa ini menunjukkan ketakwaan kepada Allah SWT.