Jumat, 2 Oktober 2026

Hati-Hati 7 Kebiasaan Ini Membahayakan Kesahatanmu

BAGIKAN:
Hati-Hati 7 Kebiasaan Ini Membahayakan Kesahatanmu
0
Hati-Hati 7 Kebiasaan Ini Membahayakan Kesahatanmu

DISTRIKBANTENNEWS.COM - Tingkat gula darah yang tinggi bisa menjadi faktor risiko berbagai kondisi kesehatan. Salah satu risiko yang erat kaitannya dengan gula darah tinggi adalah diabetes.

Terkadang, kebiasaan yang dianggap sepele di kehidupan sehari-hari bisa memicu risiko peningkatan gula darah ini. Berbagai kebiasaan yang dianggap remeh ini, ternyata berkontribusi besar pada peningkatan kadar gula dalam darah. 

beberapa kebiasaan yang sering dilakukan dan dianggap sepele, namun tanpa disadari bisa memicu kadar gula darah naik:

  1. Tidur setelah makan. memang sih, kadang setelah makan itu rasnya ngantuk tapi jangan sampai dibiasakan untuk tidur. kebiasan tidur setelah makan ini bisa membuat tubuh tidak memiliki waktu yang cukup untuk mencerna makanan dan menghasilkan insulin, hormon yang membantu menurunkan gula darah.
  2. Tidak mengonsumsi biji-bijian utuh (whole grains). mengonsumsi biji-bijian seperti jagung, gandum, dan sebagainya kacang, Biji-bijian utuh mengandung serat, protein, dan lemak yang dapat memperlambat penyerapan glukosa ke dalam aliran darah.
  3. Kebanyakan makan nasi. Nasi adalah sumber karbohidrat yang mudah dicerna dan meningkatkan gula darah. Sebaiknya pilih nasi putih atau nasi merah dengan tambahan sayuran atau lauk pauk.
  4. Kurang mengonsumsi serat. Serat dapat membantu menstabilkan gula darah dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi lonjakan gula setelah makan.
  5. Sering makan olahan daging. Olahan daging seperti nugget, sosis, atau saus daging biasanya mengandung lemak jenuh dan garam yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes.
  6. Sering melewatkan sarapan. Sarapan adalah waktu penting untuk memberikan energi bagi tubuh setelah malam hari. Sarapan juga dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.
  7. Makan larut malam. Makan larut malam seperti cokelat, kue, atau minuman bersoda bisa menyebabkan lonjakan gula darah karena mengandung glukosa tinggi.

Selain kebiasaan-kebiasaan di atas, ada juga beberapa faktor lain yang bisa mempengaruhi kadar gula darah Anda, seperti stres, kurang berolahraga, merokok, atau memiliki riwayat keluarga dengan diabetes.

Untuk menjaga kadar gula darah Anda tetap normal, Anda perlu melakukan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang, minum air putih cukup, berolahraga secara teratur, tidur cukup nyenyak, dan menghindari rokok.

bagaiman menurutmu, semoga informasinya bermanfaat untuk Anda.

(red)

RSDP Serang Lakukan Penyesuaian Tarif Layanan Kesehatan, Berlaku Per 1 Januari 2024
Artikel Selanjutnya

RSDP Serang Lakukan Penyesuaian Tarif Layanan Kesehatan, Berlaku Per 1 Januari 2024

Penulis: Mardiana Akin
Diterbitkan: 21 Januari 2024, 19:59 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:50 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Lapas Bandanaira Gandeng Puskesmas Walang Gelar CKG bagi Warga Binaan ‎

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 1 Oktober 2026 | 04:58 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Rutin, Lapas Bandanaira Pastikan Kondisi Warga Binaan Terpantau

Konten dari Pengguna Siaran Pers Kamis, 17 September 2026 | 13:38 WIB

Rembuk Stunting Sindangheula, Cari Solusi dari Persoalan di Lapangan

Konten Redaksi Sabtu, 12 September 2026 | 19:24 WIB

Alzan Subhan: Fakta di Balik Krim/Skincare Instan

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 8 September 2026 | 22:08 WIB

Erupsi Anak Krakatau, Layanan Kesehatan Banten Siaga

Konten Redaksi Senin, 7 September 2026 | 10:59 WIB

Gunung Anak Krakatau Meningkat, Disdik Lebak Terapkan Pembelajaran Dari Rumah

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 22:22 WIB

Waspada! Abu Anak Krakatau Ancam Kesehatan

Konten Redaksi Minggu, 6 September 2026 | 17:06 WIB

Ajak Hidup Sehat, Lapas Bandanaira Gelar Senam Bareng Peserta Magang dan Warga Binaan

Konten dari Pengguna Siaran Pers Jumat, 4 September 2026 | 07:53 WIB

Literasi bukan hanya soal membaca : Ketika masyarakat kehilangan kemampuan memahami

Konten dari Pengguna Opini Selasa, 1 September 2026 | 13:38 WIB