Dijelaskan, saat ini di Sitandu dibudidayakan rambutan tangkue spesifik Banten lebih khusus lagi Kabupaten Lebak. rambutan ini memiliki keunggulan mudah dibuka.
Saat dinikmati daging buahnya, serat bijinya tidak banyak yang ikut.
Di Sitandu, lanjut Al Muktabar, juga dikembangkan jambu, alpukat, aren, dan sorgum. Juga dikembangkan peternakan sapi, kambing, bebek, dan ayam.
Harapannya ini mampu menjadi model ketahanan pangan dalam berbagai aspek. Langkah ini juga sebagai upaya pemuliaan tanaman lokal Provinsi Banten.
“Kita berharap ini menjadi pusat riset pengembangan dari pertanian dan peternakan,” ucapnya.
“Kawasan ini menjadi kawasan riset Provinsi Banten dalam rangka pemuliaan tanaman. Kita juga punya sawah dalam rangka pengembangan bibit padi,” tambah nya.
“Provinsi Banten khususnya di kawasan selatan yang diwakili Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Serang dan sebagaian Kota Serang serta Kota Cilegon akan terus kita giatkan. Ini harapan kita untuk mengembangkan pertanian di Provinsi Banten,” pungkas Al Muktabar.