"Seperti yang teman-teman tahu kegiatan kita setiap bulannya mengeluarkan dana yang tidak sedikit, dan kita memiliki ribuan alumni dari berbagai angkatan dan kampus di seluruh wilayah Indonesia. Kami berharap satu angkatan bisa menjadi orangtua asuh untuk satu santri yang sedang belajar." Tutur Ustad Nidhom
Hal ini kemudian menjadi pembahasan mendalam bagi para alumni yang hadir. Tepatnya setelah melaksanakan salat terawih berjama'ah.
Diskusi tersebut dipandu oleh Kak Rosadi Dan Kak Salsa selaku pengurus Ikatan Alumni Rumah Gemilang Indonesia (IGRI).
"Demi mendukung program RGI yang telah memberikan kontribusi yang luar biasa bagi hidup kita, sudah saatnya kita yang kemarin menerima dan merasakan manfaat, berupa fasilitas pendidikan kini kita yang harus memberi fasilitas itu kepada adik-adik kita" komentar Kak II Handayani.
"Kita hanya perlu berdonasi 200 ribu per 6 bulan untuk keperluan santri RGI. Donasi tersebut bisa melalui web Laz Al-azhar. (alazharpeduli.or.id) di sana sudah ada kolom khusus untuk donasi RGI." Jelasnya.
Kebijakan ini menuai banyak persetujuan dari berbagai pihak. Karena ini merupakan langkah untuk mengubah mustahik (penerima zakaat) menjadi muzaki (orang yang memberi zakat).
Selanjutnya musyawarah itu dilanjutkan dengan membahas agenda berikutnya yakni musyawarah pembentukan kepengurusan baru untuk wadah Alumni ke depan.
(Red/Mardiana)