Ditulis Oleh: Dyah Puspa Ningrum, Universitas Pamulang
Pengangguran masih menjadi salah satu persoalan utama di Kota Serang yang hingga kini belum terselesaikan secara maksimal. Meskipun angka pengangguran di awal tahun 2026 mengalami penurunan, jumlahnya masih tergolong tinggi dan menunjukkan adanya masalah serius dalam penyediaan lapangan kerja maupun kualitas sumber daya manusia. Hal ini menimbulkan sebuah pertanyaan , apakah masalah utamanya terletak pada kurangnya lapangan pekerjaan atau justru sumber daya manusia nya yang belum memadai dan siap untuk bersaing?
pemerintah kurang tanggap dalam hal mengatasi pengangguran dan dalam menciptakan lapangan pekerjaan , salah satu penyebabnya adalah kurangnya lapangan pekerjaan. BPS menuliskan data tingkat pengangguran terbuka di kota Serang pada tahun 2024 mencapai sekitar 7,12% atau sekitar 26.686 orang, dan pada tahun 2025 hanya turun sedikit menjadi 6,95% atau sekitar 26.008 orang. penurunan angka pengangguran ini masih bisa di bilang sangat kecil, sehingga menunjukkan bahwa penyerapan tenaga kerja belum berjalan dengan optimal.
Hal ini menunjukkan bahwa pemerintah daerah belum mampu untuk menciptakan lapangan kerja yang cukup untuk menampung jumlah orang pencari kerja yang semakin bertambah di setiap tahunnya. Keterbatasan pemerintah dalam mengembangkan sektor industri dan pembangunan ekonomi di daerah kota Serang belum berjalan dengan maksimal karena ini sulit untuk menarik para investor untuk berinvestasi. Menurut pendapat saya , pemerintah daerah belum cukup maksimal dalam menciptakan dan memperluas lapangan pekerjaan, sehingga banyak masyarakat yang akhirnya sulit untuk terserap di dunia kerja. Keterbatasan pembangunan industri dan kurangnya daya tarik investasi ini juga menjadi faktor yang mempersempit peluang kerja bagi masyarakat kota Serang.
Tapi, di sisi lain kualitas sumber daya manusia juga tidak bisa di abaikan begitu saja , karena kualitas SDM juga menjadi perkara yang tidak kalah penting ,pemerintah daerah juga harus maksimal dalam menangani kualitas SDM di kota Serang karena banyak masyarakat atau tenga kerja yang belum memiliki keterampilan sesuai dengan yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini. Ketidaksesuaian antara pendidikan dan kebutuhan industri menyebabkan banyak lulusan yang sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Saya berpendapat , sistem pendidikan yang masih terlalu fokus terhadap teori tanpa di imbangi dengan praktik atau soft skill yang menjadi salah satu penyebab rendahnya kualitas tenaga di kota Serang. Akhirnya , walaupun ada peluang kerja , tidak semuanya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat karena keterbatasan kemampuan yang dimiliki .
Selain itu, sebagai masyarakat kota serang memiliki semangat kerja yang rendah, contohnya seperti kurang disiplin,kurang tanggung jawab , dan kurang memiliki motivasi untuk berkembang . Jadi hal ini juga menjadi kendala bagi perusahaan yang ingin merekrut tenaga kerja yang berkualitas ataupun memadai. Akibatnya, meskipun ada peluang kerja , tidak semua bisa di manfaatkan secara maksimal karena keterbatasan kemampuan dan sikap kerja yang dimiliki.
Jika diamati lebih dalam, tinggi nya angka pengangguran di kota Serang merupakan akibat tidak seimbangnya antara lapangan pekerjaan dan kualitas sumber daya manusia. Kedua faktor ini saling berkaitan , keterbatasan lapangan pekerjaan yang membuat persaingan semakin ketat tapi disisi lain kualitas sumber daya manusia belum optimal dan memadai baik itu dari segi keterampilan maupun etos kerja. Hal ini juga menyebabkan banyak masyarakat tidak mampu untuk memenuhi kriteria yang dibutuhkan oleh dunia kerja . Kondisi ini juga yang akhirnya membuat angka pengangguran sulit untuk turun secara signifikan , meskipun ada sedikit penurunan dari tahun ke tahun.
Oleh sebab itu,di perlukan upaya yang menyeluruh dan berkelanjutan dalam mengatasi permasalahan ini. Pemerintah harus lebih aktif serta pandai dalam menarik para investor dan mengembangkan sektor industri yang nantinya berguna untuk membuka lapangan pekerjaan . Di sisi lain , peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan kerja juga menjadi PR untuk pemerintah daerah kota Serang. Karena jika tidak ada keseimbangan dalam dua faktor tersebut , masalah pengangguran akan berlarut-larut dan sangat sulit untuk di tangani secara maksimal.
Jadi tingginya pengangguran di kota Serang tidak hanya disebabkan oleh satu faktor saja . Baik itu dari keterbatasan lapangan pekerjaan maupun dari rendahnya kualitas sumber daya manusia yang memiliki peran besar dalam memperparah kondisi tersebut. Saya berpendapat jika kedua masalah ini tidak ditangani secara bersamaan dan serius , maka pengangguran di kota Serang akan tetap menjadi masalah yang sulit untuk di selesaikan secara menyeluruh.