Gubernur mengatakan pemerintah daerah akan memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan PRC. Dengan pengelolaan yang semakin baik, promosi yang lebih luas, serta dukungan berbagai pihak, ia optimistis pesta rakyat tersebut dapat dikenal tidak hanya di Banten, tetapi juga di tingkat nasional.
“Insya Allah provinsi akan memberikan perhatian ekstra agar event ini bisa menasional,” tuturnya.
Semarak PRC juga menjadi gambaran tingginya antusiasme masyarakat Cibaliung dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Andra Soni mengaku melihat langsung antusiasme warga sepanjang perjalanan menuju Cibaliung. Suasana perayaan kemerdekaan bahkan dinilainya begitu ramai hingga memiliki kemeriahan yang hampir menyerupai momentum Hari Raya Idulfitri.
“Saya dalam perjalanan tadi melihat begitu antusiasnya masyarakat menyambut HUT ke-81 RI tahun ini dan saya mendengar dari banyak masyarakat bahwa di Cibaliung, perayaan HUT RI hampir sama kayak Lebaran, ramainya,” ungkapnya.
Bagi Andra Soni, semangat tersebut merupakan bentuk kecintaan masyarakat terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengenang perjuangan para pahlawan dan memperkuat semangat membangun daerah.
“Saya mengapresiasi hal ini. Ini adalah bentuk kecintaan kepada Republik dan bentuk masyarakat mengisi kemerdekaan dengan terus mengenang, terus mengingat jasa-jasa para pahlawan dan kemudian ikut turut serta dalam membangun daerahnya,” katanya.
Pelaksana Tugas Camat Cibaliung Amir Mahmud mengatakan Kecamatan Cibaliung terdiri atas sembilan desa. Menurutnya, pelaksanaan PRC telah menjadi bagian penting dari kehidupan sosial masyarakat setempat.
Kegiatan yang telah berlangsung sejak lama tersebut pada awalnya berkembang sebagai bagian dari peringatan hari besar nasional. Seiring waktu, PRC semakin berkembang dan menjadi momentum yang dinantikan masyarakat setiap tahun.