Rabu, 12 Agustus 2026
Login Kirim Tulisan

Bukan Sekadar Berbagi, Mahasiswa UBP Buka Ruang Anak Panti Daarul Hasanah untuk Bercerita dan Berkarya

BAGIKAN:
Bukan Sekadar Berbagi, Mahasiswa UBP Buka Ruang Anak Panti D...
0
Bukan Sekadar Berbagi, Mahasiswa UBP Buka Ruang Anak Panti Daarul Hasanah untuk Bercerita dan Berkarya
Iklan

Saat ini, aktivitas pengasuhan berlangsung di fasilitas Panti Daarul Hasanah di Jalan Suhud Hidayat No. 7 RT 01/RW 02, Gorowong, Adiarsa Timur, Karawang. Sejumlah ruangan di lingkungan panti digunakan untuk kegiatan belajar, aktivitas bersama dan berbagai kegiatan pengembangan anak.

Salah satu pengurus yang mendampingi kegiatan, Bella Sandra Tiana, menilai kehadiran mahasiswa psikologi memberikan pengalaman tersendiri bagi anak-anak karena mereka tidak sekadar menerima bantuan, tetapi diajak terlibat secara langsung.

“Yang kami harapkan dari setiap kunjungan memang ada interaksi. Anak-anak senang ketika ada kakak-kakak mahasiswa datang, berbicara dengan mereka dan mengajak melakukan sesuatu bersama. Kali ini mereka bisa melukis, memilih sendiri apa yang ingin dibuat, lalu menceritakan hasilnya. Pengalaman sederhana seperti itu bisa menjadi sesuatu yang mereka ingat,” ujar Bella.

Bagi BEM FPSI UBP, kegiatan SOULCARE sekaligus menjadi bentuk penerapan ilmu yang diperoleh mahasiswa selama menempuh pendidikan. Pengetahuan mengenai psikologi tidak hanya dipelajari melalui ruang kelas, tetapi juga dapat diterapkan melalui kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut dirancang oleh Departemen Sosial, Pengabdian Masyarakat dan Kerohanian BEM FPSI UBP. Selain menjadi wadah pengabdian, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk memahami kebutuhan sosial secara langsung dan belajar membangun komunikasi yang sesuai dengan karakter anak.

Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan tersebut pun tidak berorientasi pada seremoni. Mahasiswa berusaha membangun suasana yang santai sehingga anak-anak merasa nyaman untuk berinteraksi dan menunjukkan dirinya.

Kegiatan melukis totebag menjadi salah satu contoh bagaimana pendekatan kreatif dapat digunakan untuk membuka komunikasi. Anak-anak memiliki kesempatan untuk mengekspresikan gagasan melalui gambar, kemudian menjelaskan hasil karyanya melalui sesi berbagi.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan kuis dan permainan ringan yang membuat suasana semakin akrab. Setelah seluruh kegiatan selesai, acara ditutup dengan doa dan dokumentasi bersama.

Iklan
Mahasiswa KKN Tematik UNIGA Kelompok 16 Ajak Siswa MIS AR-RAUDHOTUN NUR Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
Artikel Selanjutnya

Mahasiswa KKN Tematik UNIGA Kelompok 16 Ajak Siswa MIS AR-RAUDHOTUN NUR Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying

Iklan
Iklan
Penulis: Yustinus Agus
Diterbitkan: 12 Agustus 2026, 10:29 WIB · Diperbarui: 12 Agustus 2026, 10:29 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini

Maaf, Adblocker Terdeteksi

Iklan adalah sumber pendapatan kami untuk menyajikan berita berkualitas. Mohon nonaktifkan Adblocker Anda, lalu muat ulang halaman.