Kondisi tersebut diperparah dengan keberadaan tumpukan kertas dan material mudah terbakar di lapak. Dalam waktu singkat, api menjalar dan membakar bagian lapak hingga menimbulkan kepulan asap tebal.
Keterbatasan sumber air di sekitar lokasi membuat proses pemadaman awal tidak mudah. Kendati demikian, anggota Polsek Cikande bersama masyarakat tetap berupaya melakukan penanganan agar kobaran api tidak merambat ke bangunan atau area lain di sekitar lokasi.
Sekitar pukul 14.45 WIB, armada Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Serang tiba di lokasi. Petugas Damkar kemudian langsung melakukan penyemprotan air ke titik-titik api yang masih menyala.
Proses pemadaman berlangsung secara intensif hingga akhirnya kobaran api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sepenuhnya. Petugas juga memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
Kapolsek Cikande Kompol Rudika Harto Kanajiri membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
“Begitu menerima laporan melalui hotline 110, tim langsung bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan penanganan awal bersama warga sebelum Damkar tiba. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material,” ujar Kompol Rudika Harto Kanajiri.
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, khususnya pembakaran sampah di sekitar permukiman maupun tempat usaha.
“Kami mengimbau keras kepada seluruh masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan dan memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan, terutama jika berada di dekat bahan-bahan yang mudah terbakar,” tegasnya.