Serang Fair 2026 Digelar, UMKM Lokal Unjuk Produk dan Kreativitas
Menurutnya, membeli dan menggunakan produk UMKM bukan sekadar aktivitas transaksi, tetapi juga merupakan bentuk dukungan langsung terhadap keberlangsungan usaha masyarakat.
Semakin banyak masyarakat yang memilih produk lokal, semakin besar pula peluang UMKM untuk meningkatkan produksi, membuka lapangan kerja, dan memperluas pasar.
Deden berharap sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dapat terus diperkuat. Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong lahirnya berbagai program dan kebijakan yang mampu menciptakan ruang tumbuh bagi UMKM, IKM, serta sektor ekonomi kreatif.
Sementara itu, Wali Kota Serang Budi Rustandi secara resmi membuka Serang Fair 2026. Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Serang dalam memperkuat ekonomi kerakyatan sekaligus memeriahkan HUT ke-19 Kota Serang.
“Serang Fair menjadi ruang promosi produk unggulan daerah dan penggerak ekonomi masyarakat,” kata Budi.
Budi mengungkapkan, penyelenggaraan Serang Fair pada 2025 mencatat capaian cukup signifikan. Sebanyak 383.232 pengunjung tercatat datang selama kegiatan berlangsung, dengan nilai transaksi mencapai Rp11,3 miliar.
Menurut Budi, angka tersebut menunjukkan bahwa Serang Fair bukan sekadar agenda hiburan tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut telah berkembang menjadi salah satu ruang interaksi ekonomi yang mampu memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
Ribuan pengunjung yang datang menjadi potensi pasar bagi pelaku UMKM, IKM, dan ekonomi kreatif. Produk yang ditawarkan pun beragam, mulai dari kuliner, kerajinan, produk fesyen, hingga berbagai produk kreatif lainnya.