Jumat, 3 Juli 2026
Login Kirim Tulisan
Konten dari Pengguna

Dilema Ruang Publik: Menakar Tanggung Jawab Kampus di Tengah Arus Kemacetan

BAGIKAN:
Dilema Ruang Publik: Menakar Tanggung Jawab Kampus di Tengah...
0
Dilema Ruang Publik: Menakar Tanggung Jawab Kampus di Tengah Arus Kemacetan
Bisiktangsel.Com
Iklan

Sila ke-3 (Persatuan Indonesia): Diperlukan soliditas antara pihak kampus, pemerintah daerah, dan warga lokal agar tidak terjadi konflik horizontal akibat tuding-menuding sumber macet.

Sila ke-5 (Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia): Keadilan dalam menggunakan fasilitas umum. Jalan raya adalah milik publik, bukan milik satu instansi atau kelompok usaha semata.

Dampak yang Dirasakan

Dampak dari fenomena ini bersifat multiplikatif:

Ekonomi: Kerugian bahan bakar dan hilangnya waktu produktif bagi ribuan pekerja dan mahasiswa.

Psikologis: Peningkatan tingkat stres masyarakat yang terjebak macet setiap hari.

Lingkungan: Tingginya polusi udara dan suara di lingkungan pendidikan yang seharusnya kondusif.

Solusi Strategis

Menyelesaikan kemacetan tidak bisa hanya dengan "membantah" atau "mengaku sudah berupaya". Perlu langkah konkret:

Iklan
Kapolres Serang Hadiri Lomba Mancing Jumat Ceria, Pererat Hubungan dengan Masyarakat
Artikel Selanjutnya

Kapolres Serang Hadiri Lomba Mancing Jumat Ceria, Pererat Hubungan dengan Masyarakat

Artikel ini merupakan tanggung jawab kontributor dan tidak mencerminkan pandangan redaksi distrikbantennews.com.
Iklan
Iklan
Kontributor: Aksara Lia
Diterbitkan: 2 Mei 2026, 12:36 WIB · Diperbarui: 4 Mei 2026, 17:12 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini