Lapas Perempuan Martapura dan Disdukcapil Sinergi Sinkronkan Data Warga Binaan
Sementara itu, perwakilan Disdukcapil, Mitriyadi, menjelaskan bahwa sinergi ini penting untuk mengatasi perbedaan data yang masih ditemukan di lapangan.
“Kami menemukan adanya perbedaan data NIK antara catatan di Lapas dan database Disdukcapil,” ungkap Mitriyadi.
Ia menyebut, melalui kegiatan ini, seluruh data diselaraskan kembali agar lebih akurat dan dapat digunakan untuk berbagai layanan publik. Di sela kegiatan, jajaran Disdukcapil juga meninjau Seksi Kegiatan Kerja.
Mereka melihat hasil kerajinan Warga Binaan. Kegiatan ini mendapat apresiasi sebagai wujud keberhasilan program pembinaan kemandirian.
Diharapkan seluruh Warga Binaan memiliki data kependudukan yang valid sehingga dapat mengakses layanan publik, termasuk jaminan kesehatan. Sinergi ini juga menjadi langkah konkret dalam memberikan kepastian identitas dan mendukung proses reintegrasi sosial Warga Binaan.
***