DISTRIKBANTENNEWS.COM, Bandanaira - Rohany Renmaur, seorang petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Bandanaira, menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya XX dari Presiden RI. Penghargaan ini diberikan atas dedikasi dan pengabdiannya selama 20 tahun sebagai Aparatur Sipil Negara.
Penyerahan penghargaan berlangsung khidmat di Lapas Bandanaira pada Kamis (2/4/2026), dipimpin oleh Kepala Lapas Abdul Samad Rumuar. Prosesi ini ditandai dengan penyerahan piagam serta penyematan tanda kehormatan kepada Rohany Renmaur.
Satyalancana Karya Satya bukan sekadar tanda penghormatan, melainkan simbol pengabdian tulus. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemacu semangat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Penghargaan ini bukan hanya apresiasi, tetapi juga pengingat agar kita senantiasa menjaga semangat, disiplin, dan dedikasi dalam bekerja," ujar Kepala Lapas Bandanaira, Abdul Samad Rumuar.
"Jadikan momen ini sebagai motivasi untuk terus berkarya lebih baik."
Sebagai penerima penghargaan, Rohany Renmaur mengungkapkan rasa syukurnya atas kepercayaan dan apresiasi yang ia terima. Ia menyebut dua dekade adalah waktu yang panjang untuk mendewasakan diri dan memperkuat komitmen.
"Dua dekade juga waktu untuk memahami betapa penting peran petugas Pemasyarakatan," kata Rohany Renmaur.
"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan pelayanan Pemasyarakatan yang humanis dan berdampak nyata."
Melalui momentum ini, Lapas Bandanaira berharap penganugerahan Satyalancana Karya Satya dapat menginspirasi petugas lainnya. Mereka diharapkan terus meningkatkan etos kerja, profesionalisme, dan integritas.
"Tujuannya adalah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada Warga Binaan maupun masyarakat," ujar Abdul Samad Rumuar.
"Momentum ini juga menjadi pengingat bahwa pengabdian yang jujur, disiplin, dan bertanggung jawab akan selalu mendapatkan tempat di mata negara dan masyarakat," tutupnya.
***