Lapas Kotabaru Kembangkan Produksi Sasirangan, Bekali Warga Binaan Keterampilan UMKM
DISTRIKBANTENNEWS.COM, Kotabaru - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kotabaru mengembangkan program pembinaan kemandirian melalui pembuatan pola kain sasirangan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan produktivitas Warga Binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.
Program tersebut mengajarkan teknik dasar pembuatan sasirangan, mulai dari perancangan motif, pengikatan kain, hingga tahap persiapan sebelum pewarnaan. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dengan bimbingan petugas, sambil tetap memperhatikan aspek keamanan dan ketertiban di Lapas.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk mendorong kemandirian Warga Binaan. Ia menyebut sasirangan memiliki nilai seni dan potensi ekonomi yang tinggi.
"Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan keterampilan Warga Binaan melalui produk unggulan seperti sasirangan. Selain bernilai seni, produk ini juga memiliki peluang pasar yang baik sehingga menjadi bekal setelah bebas," ujar Doni Handriansyah pada Kamis kemarin (26/3/2026).
Salah satu Warga Binaan berinisial M menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut. Ia merasa bangga bisa belajar membuat pola sasirangan.
"Saya merasa bangga bisa belajar membuat pola sasirangan. Kegiatan ini menambah keterampilan dan memberikan harapan untuk mandiri setelah bebas," kata Warga Binaan M. Program ini merupakan implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.
Fokusnya adalah penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah . Melalui kegiatan ini, Lapas Kotabaru berharap Warga Binaan mampu menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing.
Hal ini sekaligus mendukung pengembangan UMKM di lingkungan Pemasyarakatan.
"Sasirangan menjadi salah satu produk unggulan yang terus dikembangkan karena memiliki nilai seni dan potensi ekonomi yang cukup tinggi," tutup Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah.
***