Jumat, 3 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Prabowo: Indonesia Bisa Keluar dari BoP Jika Tak Untungkan Nasional dan Palestina

BAGIKAN:
Prabowo: Indonesia Bisa Keluar dari BoP Jika Tak Untungkan N...
0
Prabowo: Indonesia Bisa Keluar dari BoP Jika Tak Untungkan Nasional dan Palestina
Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan keluar dari Board of Peace jika keanggotaan tersebut tidak menguntungkan nasional dan Palestina. (Dok. Ist)
Iklan

DISTRIKBANTENNEWS.COM, Bandung - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan keluar dari Board of Peace . Langkah ini akan diambil jika keanggotaan BoP tidak menguntungkan kepentingan nasional maupun perjuangan Palestina.

Indonesia bergabung dengan BoP setelah melalui pertimbangan matang. Tujuannya adalah untuk mendukung kemerdekaan penuh Palestina.

Prabowo menjelaskan, keberadaan Indonesia di dalam BoP memungkinkan negara ini menyuarakan bantuan bagi rakyat Palestina. Hal itu disampaikannya dalam sebuah diskusi bersama jurnalis dan pengamat di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis kemarin (19/3/2026).

Keterlibatan awal Indonesia dalam pembentukan BoP bermula dari pidato Prabowo di Sidang Umum PBB pada 23 September. Saat itu, ia menegaskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina dan mendorong solusi dua negara.

Usai sidang PBB, Prabowo bersama tujuh pemimpin negara mayoritas Muslim dalam Group of Eight diundang oleh Presiden AS Donald Trump. Tujuh negara tersebut adalah Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Turki, Pakistan, Qatar, dan Mesir.

Dalam pertemuan itu, Trump meminta negara-negara tersebut mendukung 21-point plan. Proposal ini bertujuan menciptakan perdamaian berkelanjutan di Gaza.

Utusan khusus AS, Steve Witkoff, membacakan rincian poin-poin tersebut satu per satu. Prabowo tertarik pada poin ke-19 dan ke-20 dari proposal tersebut.

Poin-poin itu menjelaskan bahwa Palestina akan diberikan jalan untuk menjadi bangsa mandiri dan mampu menentukan masa depannya. Selain itu, ada pula poin yang menyebut AS akan memfasilitasi dialog antara Israel dan Palestina agar dapat hidup berdampingan secara damai.

Prabowo menilai isi proposal itu sejalan dengan pandangan Indonesia mengenai isu Palestina. Yakni, perdamaian jangka panjang melalui solusi dua negara.

"Jadi, kita lihat ini (poin) 19 dan 20 ada peluang (untuk kemerdekaan Palestina) walaupun kita tahu ini sedikit," tutur Prabowo.

***

Iklan
DPC PSI Solokuro Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama, Siapkan Kader Hadapi Verifikasi Partai
Artikel Selanjutnya

DPC PSI Solokuro Konsolidasi dan Buka Puasa Bersama, Siapkan Kader Hadapi Verifikasi Partai

Iklan
Iklan
Penulis: Redaksi
Diterbitkan: 20 Maret 2026, 02:11 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB
Sumber: Rilis

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini