DISTRIKBANTENNEWS.COM, Aceh - Kementerian Kesehatan menyalurkan 31 unit ambulans dan alat kesehatan (alkes) dari sektor swasta. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung pemulihan fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di wilayah yang terdampak bencana.
Wilayah yang menerima bantuan meliputi Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Daerah-daerah tersebut sebelumnya dilanda banjir dan tanah longsor pada medio November 2025 lalu.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bersama Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyerahkan bantuan secara simbolis. Acara penyerahan berlangsung di Lapangan Upacara Kemenkes RI pada Kamis (12/3/2026).
Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, bencana tersebut sempat menyebabkan puluhan rumah sakit dan ratusan puskesmas berhenti beroperasi. Namun, pemulihan layanan kesehatan berjalan cepat.
"Dalam waktu dua minggu, sebagian besar rumah sakit sudah kembali beroperasi. Untuk puskesmas, hampir seluruhnya berfungsi kembali dalam waktu empat minggu. Jadi, dalam waktu sekitar satu bulan, layanan kesehatan dasar pada dasarnya sudah berjalan normal," tutur Budi.
Ia menambahkan, dukungan dari sektor swasta sangat krusial untuk mempercepat proses pemulihan di lapangan. Menurutnya, pemerintah memiliki anggaran, tetapi prosesnya seringkali tidak secepat swasta.
"Padahal, layanan kesehatan tidak bisa ditunda. Itulah sebabnya saya mengajak rekan-rekan swasta agar realisasi di lapangan bisa lebih cepat," jelasnya. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian turut memberikan apresiasi tinggi atas kecepatan pemulihan di sektor kesehatan.
Tito sendiri memimpin Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bencana Sumatra.
"Saya melihat fasilitas kesehatan, khususnya RSUD, semuanya berjalan paling cepat dibandingkan sektor yang lain. Pak Menkes turun langsung ke lapangan, mengirim banyak relawan bahkan sampai ke daerah pegunungan," tandas Tito.
***