Lapas Perempuan Semarang Gelar Safari Ramadan, Perkuat Pembinaan Spiritual Warga Binaan
“Menjalani hari di dalam lapas tidaklah mudah karena ada kerinduan kepada keluarga dan kehidupan di luar. Namun masa yang sedang dijalani ini dapat menjadi waktu yang berharga dalam meruwat diri, menata hati, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Ade Agustina.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Semarang yang diwakili oleh PJ Sekda menyerahkan bantuan. Bantuan ini berupa 300 mushaf Al-Qur’an bersama Yayasan Al-Fatihah.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Lapas Perempuan Semarang dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah. Penyerahan ini sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan spiritual warga binaan.
Acara dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadz Roni Kustanto. Dalam ceramahnya, Ustadz Roni mengajak warga binaan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Ia juga mendorong untuk memperbanyak amalan kebaikan, salah satunya dengan mengamalkan doa. Doa menjadi pengingat agar senantiasa berdzikir, bersyukur, dan beribadah sebaik-baiknya.
Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan dapat memberikan penguatan spiritual, motivasi, serta semangat baru bagi warga binaan. Mereka diharapkan dapat menjalani proses pembinaan dengan lebih baik.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah kota, serta berbagai pihak. Sinergi ini mendukung upaya pembinaan dan pemberdayaan warga binaan di Lapas Perempuan Semarang.
***