Sementara Ketua Komisi Pemberdayaan Wartawan Perempuan PWI Henny Murniati mengatakan, silaturahmi wartawan perempuan dilakukan karena atas dasar kegelisahan. Saat ini belum ada wadah khusus yang menampung wartawan perempuan.
"Acara silaturahmi wartawati Indonesia dalam rangkaian HPN merupakan kebutuhan akan peran wartawati dalam pemberitaan ramah perempuan dan anak juga kebutuhan pemberitaan ramah gender," katanya.
Sedangkan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Banten Wawan Ardiansyah Sentono mendukung pembangunan yang berperspektif gender dan peningkatan kualitas SDM perempuan. Termasuk bagi wartawan perempuan dalam upaya pemberitaan ramah ibu dan anak.
"Dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah komitmen bersama untuk mendorong peran strategis wartawati dalam penyebarluasan informasi yang edukatif, berimbang dan bertanggung jawab serta mendukung agenda pemberdayaan peran perempuan dan perlindungan anak yang menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah," pungkasnya. ***