“Dan huruf S adalah sosial kontrol terhadap penguasa yakni eksekutif, legislatif, dan yudikatif,” ucap Dimyati.
Dimyati menambahkan, saat ini media massa memasuki era digital. Namun, media massa saat ini sedang dalam kondisi penuh tantangan sehingga perlu afirmasi dari pemerintah.
“Kerja sama yang baik dan konstruktif sehingga media massa bisa tumbuh,” ucapnya.
Dirinya juga berharap para pengelola media massa dan organisasi profesi melatih para wartawan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menulis berita. Ada standardisasi kompetensi sehingga wartawan bisa melakukan transformasi informasi dan ilmu pengetahuan ke masyarakat.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti mengatakan pentas budaya dibuat untuk memeriahkan rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Pemprov Banten terhadap pelaksanaan HPN sekaligus upaya memperkenalkan potensi budaya dan ekonomi kreatif daerah kepada para peserta HPN dari seluruh Indonesia.
“Pentas budaya, hiburan, dan pameran UMKM ini menjadi wadah untuk memperkenalkan keanekaragaman budaya tradisional Banten, mulai dari seni pertunjukan, kuliner, kriya, hingga fashion khas Banten,” ungkap Eli.
Keberadaan peserta HPN 2026 juga menjadi momentum strategis untuk memperluas promosi pariwisata dan UMKM Banten. Termasuk dapat mendorong peningkatan kunjungan wisata serta penguatan ekonomi lokal.
"Ini sekaligus membuka peluang promosi yang lebih luas bagi UMKM lokal,” pungkasnya. ***