“Indonesia berada di tengah perang ideologi dunia. Mari waspada dan mengerti tantangan-tantangan di dunia ini. Karena itu saya menjalankan mandataris politik bebas aktif nonblok, tidak mengikuti pakta militer manapun,” ungkapnya.
“Kalau diserang tidak ada yang bantu kita. Kita harus berdiri di kaki kita sendiri, harus percaya pada kekuatan kita sendiri. Hari ini yang kuat berbuat yang dikehendaki, yang lemah akan merana,” tambah Prabowo.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga mengajak semua pihak untuk berjuang bersama-sama menghilangkan kemiskinan dari Indonesia. Bangsa ini diberikan berkah dengan kekayaan alam melimpah dan harus memberikan manfaat bagi rakyatnya.
“Mari kita membulatkan tekad untuk menyelamatkan, menjaga, dan mengelola kekayaan alam untuk kesejahteraan rakyat kita,” tambah Prabowo.
Prabowo mengungkapkan, Indonesia menjadikan swasembada pangan, swasembada energi, dan program makan bergizi sebagai fondasi atau pilar utama Indonesia.
“Swasembada pangan adalah syarat itu adalah pilar yang utama dari strategi dari strategi yang saya tawarkan dan saya jalankan sekarang,” tegasnya.
Dalam laporannya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia M. Tito Karnavian mengatakan Rakornas dihadiri oleh 4.011 orang. Terdiri atas 525 orang dari tingkat pusat.
Dari tingkat provinsi dan kabupaten kota sebanyak 3.486 orang.