“Kehadiran kami kesini adalah untuk memberikan masukan, mengajak kolaborasi penguatan literasi di Provinsi Banten,” katanya.
Rudi juga menyoroti persoalan regenerasi relawan literasi yang dinilai belum berjalan optimal. Padahal, keberadaan relawan menjadi ujung tombak dalam menumbuhkan minat baca di tengah masyarakat.
“Permasalahan yang terjadi secara umum adalah regenerasi relawan tidak terjadi dengan baik, sehingga harapan kami ada kolaborasi dengan Bunda Literasi untuk membuat kegiatan yang kemudian bisa melahirkan relawan-relawan baru,” katanya.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan pegiat literasi, diharapkan program literasi di Provinsi Banten tidak hanya berjalan, tetapi mampu memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia.***