Maryono menambahkan, PMI merupakan organisasi kemanusiaan yang memiliki nilai historis dan strategis bagi bangsa Indonesia. Oleh karena itu, PMI harus senantiasa berada di barisan terdepan dalam menangani persoalan sosial dan kebencanaan.
“PMI adalah mitra utama pemerintah. Bukan karena siapa pengurusnya, tetapi karena aksi, langkah, dan nilai kemanusiaan yang dijalankan. Inilah yang harus terus kita jaga dan perkuat,” imbuhnya.
Ia berharap, Muker PMI Kota Tangerang Tahun 2025 dapat melahirkan program-program yang semakin memperkuat profesionalisme relawan serta meningkatkan kesiapsiagaan PMI dalam menghadapi potensi bencana, khususnya di Kota Tangerang yang rawan banjir dan bencana lainnya.
“PMI dan Pemkot Tangerang adalah satu barisan dalam urusan kemanusiaan. Hadir, bergerak cepat, dan bekerja untuk masyarakat,” pungkas Maryono. ***