“Insya Allah tahun depan akan saya dorong agar ada pameran festival seni lukis untuk membangkitkan karya-karya asli masyarakat Kota Serang,” jelasnya.
Menurut Agis, penguatan ekosistem seni bukan hanya bertujuan melahirkan seniman baru, tetapi juga sebagai sarana positif bagi siswa dalam menyalurkan bakat agar terhindar dari kegiatan negatif seperti tawuran pelajar.
“Siswa Kota Serang tidak hanya harus cerdas, tetapi juga punya bakat yang terus tumbuh dan diasah,” tambah Agis.
Setelah puas melihat berbagai karya seni, Agis melanjutkan kegiatan di SMPN 17 dengan mengikuti senam pagi bersama siswa dan guru. Ia menekankan pentingnya tubuh yang bugar agar siswa lebih mudah menyerap pembelajaran di sekolah.
Kunjungan ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kota Serang untuk terus mendorong kreativitas, seni, dan pendidikan karakter bagi seluruh pelajar di Kota Serang agar terus tumbuh. ***