"Kondisi fiskal memang menantang. Tapi program tetap jalan, hanya kuantitas yang kita sesuaikan. Untuk proyek fisik, kita push lewat lelang dini supaya serapannya tetap optimal,” jelas Nanang.
Untuk menutup kekurangan anggaran, Pemkot Serang juga memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan sektor swasta. Salah satu sinergi yang berjalan adalah pembiayaan frontage Unyur senilai Rp28 miliar yang sudah disetujui dan akan ditangani Pemprov Banten.
Selain itu, pemerintah daerah turut mengoptimalkan skema corporate social responsibility (CSR) untuk mendukung program perbaikan rumah tidak layak huni dan bantuan sosial lainnya.
"Kita terus mencari sumber pendapatan baru, membangun kolaborasi dengan provinsi, hingga menggandeng CSR agar pembangunan tidak terhambat,” ujar Nanang. ***