Ia meyakini Fly Over Unyur–Kaligandu akan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
Selain meningkatkan aspek keselamatan di jalur kereta api, pembangunan ini diyakini akan mengurangi kepadatan lalu lintas yang sering terjadi di kawasan tersebut.
"Dengan fly over ini, kendaraan tidak perlu lagi melintas langsung di rel kereta api. Faktor keamanan meningkat, dan lalu lintas tidak terfokus hanya di Jalan Unyur-Kaligandu,” jelas Subagyo.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa jalur alternatif tersebut akan memperlancar akses menuju wilayah barat Kota Serang, termasuk Kasemen.
Menurutnya, meskipun terdapat sejumlah titik perlintasan pada jalur Serang–Kasemen, fokus utama Pemkot saat ini tetap pada kawasan Unyur–Kaligandu.
"Unyur-Kaligandu ini memang jadi titik paling rawan kemacetan. Jadi kami fokus di sini dulu agar ada solusi konkret untuk membagi arus lalu lintas,” ungkapnya.
Dengan agenda pembangunan yang akan dimulai pada 2026, Pemkot Serang optimistis masalah kemacetan dan keselamatan di perlintasan sebidang Unyur–Kaligandu dapat terselesaikan secara menyeluruh. ***