Sabtu, 4 Juli 2026
Login Kirim Tulisan

Terlalu Banyak Makan Garam? Waspadai Dampaknya, Tubuh Bisa “Berteriak” Tanpa Disadari!

BAGIKAN:
Terlalu Banyak Makan Garam? Waspadai Dampaknya, Tubuh Bisa “...
0
Terlalu Banyak Makan Garam? Waspadai Dampaknya, Tubuh Bisa “Berteriak” Tanpa Disadari!
Iklan

Tangerang — Gurihnya makanan memang menggoda, tapi siapa sangka, di balik rasa nikmat itu tersembunyi ancaman yang bisa membahayakan tubuh. Ya, konsumsi garam berlebihan ternyata menjadi salah satu penyebab utama berbagai penyakit serius yang sering dianggap sepele.

Menurut data Kementerian Kesehatan, rata-rata masyarakat Indonesia mengonsumsi garam 9–12 gram per hari, padahal batas ideal yang direkomendasikan WHO hanyalah 5 gram — atau setara dengan satu sendok teh.

“Garam memang dibutuhkan tubuh, tapi dalam jumlah kecil. Jika berlebihan, bisa memicu tekanan darah tinggi, gangguan ginjal, dan risiko penyakit jantung,” ujar dr.

Fitri Anindya, dokter spesialis gizi klinik di Tangerang, Minggu (9/11/2025).

Lebih lanjut, dr. Fitri menjelaskan bahwa natrium dalam garam dapat menahan cairan di dalam tubuh, sehingga volume darah meningkat dan tekanan pada pembuluh darah pun naik.

Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras.

Tak hanya itu, kelebihan garam juga bisa menyebabkan pembengkakan pada tubuh, dehidrasi, bahkan gangguan fungsi otak. Dalam jangka panjang, konsumsi garam tinggi dapat mempercepat proses penuaan dini karena menurunkan elastisitas pembuluh darah.

“Yang sering tidak disadari, bukan cuma garam dapur yang berbahaya. Makanan olahan seperti keripik, mie instan, sosis, atau makanan cepat saji mengandung natrium sangat tinggi,” tambahnya.

Iklan
Vegan Lifestyle: Manfaat Besar Sayur untuk Tubuh dan Lingkungan
Artikel Selanjutnya

Vegan Lifestyle: Manfaat Besar Sayur untuk Tubuh dan Lingkungan

Iklan
Iklan
Penulis: Tiara Herawati
Diterbitkan: 9 November 2025, 22:49 WIB · Diperbarui: 25 Maret 2026, 01:46 WIB

Berikan Opinimu

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini