“Pemkot Tangerang kini juga memanfaatkan teknologi digital melalui aplikasi Sistem Informasi Layanan Tangguh (SILANTANG), yang memudahkan masyarakat dalam melaporkan kejadian darurat, mengajukan proteksi kebakaran, serta mengakses layanan BPBD secara online dan real-time,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan partisipasi aktif dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.
“Mari bersama kita tumbuhkan kesadaran, kewaspadaan, dan kesiapsiagaan. Karena kesiapsiagaan kita bersama dapat menyelamatkan banyak nyawa,” pungkas Wali Kota Tangerang.
Dengan hadirnya delapan unit Damkar berteknologi tinggi ini, Pemkot Tangerang semakin siap menghadapi potensi bencana di musim penghujan—menegaskan bahwa tanggap darurat bukan sekadar reaksi, tetapi bagian dari komitmen jangka panjang membangun kota yang tangguh dan aman bagi semua.