Selain memperkuat pengawasan, Desa Binaan Imigrasi juga diarahkan untuk menggali potensi ekonomi desa yang dapat dimanfaatkan sebagai kegiatan produktif guna meningkatkan kesejahteraan warga. Bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, program ini juga akan memberikan pelatihan keterampilan kerja bagi pemuda desa.
Harapannya, dengan meningkatnya perekonomian desa, niat masyarakat untuk bekerja ke luar negeri secara non-prosedural dapat diminimalkan.
Rakor ini turut dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan utama di Provinsi Banten serta perwakilan dari sejumlah Desa Binaan Imigrasi. Sesi rapat difokuskan pada perumusan langkah strategis, penyamaan persepsi, dan penguatan mekanisme pertukaran informasi antarinstansi.
Diskusi juga membahas pemetaan daerah rawan, identifikasi modus operandi baru, serta penguatan peran masyarakat dalam pengawasan di desa-desa binaan.
Melalui Rakor ini, Kanwil Ditjen Imigrasi Banten berharap lahir rencana aksi bersama yang komprehensif dan implementatif, sehingga Desa Binaan Imigrasi di Banten dapat menjadi role model nasional dalam pencegahan TPPO dan TPPM dari tingkat paling dasar.