Usai peninjauan, Andra Soni mengaku senang melihat para siswa menikmati makanan yang disajikan melalui program MBG.
Ia yakin program ini memberikan dampak positif terhadap semangat dan prestasi belajar siswa.
“Tadi para siswa terlihat senang menerima program MBG ini,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Andra Soni juga berdialog dengan dewan guru. Berdasarkan keterangan pihak sekolah, setiap tahun tidak kurang dari 40 siswa SMAN 2 Kabupaten Tangerang diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Para guru menjelaskan bahwa hal tersebut merupakan hasil penerapan metode pembelajaran inovatif seperti deep learning yang rutin dilakukan bagi siswa kelas XII.
Andra Soni menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru atas dedikasi mereka dalam mendukung program pendidikan pemerintah.
“Tanpa jasa besar seorang guru, tidak mungkin dirinya menjadi gubernur, tidak mungkin ada pejabat,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Lukman, menjelaskan bahwa terdapat sekitar 1.296 siswa penerima manfaat program MBG di SMAN 2 Kabupaten Tangerang.
Ia menambahkan, capaian program MBG di wilayah tersebut sudah cukup baik.
“Secara umum, sampai saat ini capaian program MBG di Kabupaten Tangerang sudah cukup baik, berada di angka sekitar 40 persen,” katanya.
Lukman menambahkan, hampir seluruh sekolah di bawah kewenangan Provinsi Banten telah siap melaksanakan program MBG.
“Kita terus melakukan koordinasi agar program ini bisa lebih merata,” jelasnya.