“UMKM ini sehari-hari masak untuk produksi peyek, sehingga sangat perlu pelatihan untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana kebakaran,” sambung Barasetio.
Sementara itu, pemilik UMKM Manisss Food, Catur Budi Setiawan, menyampaikan rasa terima kasihnya atas pelatihan yang diberikan.
“Terima kasih untuk petugas Damkar Ciledug, materi pelatihannya mudah dipahami pegawai saya,” ujarnya.
Pelatihan ini menjadi yang pertama dilakukan Damkar Ciledug kepada UMKM Manisss Food, dan menurut Catur, kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha kecil yang berisiko tinggi terhadap kebakaran.
“Pelatihan ini penting dan sangat kami perlukan, dalam memberikan pemahaman kepada pegawai akan potensi kebakaran, sehingga dapat bekerja dengan hati-hati,” pungkasnya.
UPT Damkar Ciledug pun mengimbau para pelaku UMKM lain di Kota Tangerang, terutama yang berkegiatan dengan api, untuk mengajukan pelatihan serupa ke BPBD atau pos Damkar terdekat — demi keselamatan bersama dan pencegahan kebakaran sejak dini.