4. Mengajarkan Makna Empati
Ajarkan anak memahami perasaan orang lain dengan bahasa sederhana.
Misalnya, ketika melihat temannya sedih, orangtua bisa berkata, “Ayo kita hibur temanmu agar dia senang kembali.”
5. Membangun Kebiasaan di Rumah
Membiasakan berbagi makanan atau mainan di lingkungan keluarga akan membuat anak terbiasa melihat berbagi sebagai hal wajar, bukan paksaan.
Rina menambahkan, kunci utama keberhasilan terletak pada konsistensi orangtua. “Jika nilai berbagi ditanamkan sejak kecil, anak akan tumbuh dengan kepribadian yang penuh kasih sayang dan peduli pada sesama,” tutupnya.
Dengan pendekatan yang tepat, berbagi akan menjadi kebiasaan positif yang dilakukan anak dengan hati tulus, bukan karena terpaksa.