Rabu, 25 Februari 2026

Demi Generasi Emas, Dinkes Kabupaten Tangerang Pastikan Bayi Baru Lahir Mendapat Layanan Terbaik

Iklan
Demi Generasi Emas, Dinkes Kabupaten Tangerang Pastikan Bayi Baru Lahir Mendapat Layanan Terbaik
Demi Generasi Emas, Dinkes Kabupaten Tangerang Pastikan Bayi Baru Lahir Mendapat Layanan Terbaik. (Dok. Humas Pemkab Tangerang)

TANGERANG – Mengawali pekan di akhir bulan Februari, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melalui Tim Kerja Kesehatan Keluarga melaksanakan pertemuan strategis Evaluasi Program Kesehatan Bayi Baru Lahir. Kegiatan yang berlangsung pada Senin (23/02/2026) ini bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang.

Pertemuan ini menjadi agenda krusial yang mempertemukan para Penanggung Jawab Pengelola Program Anak serta perwakilan Bidan Desa dari seluruh Puskesmas di wilayah Kabupaten Tangerang untuk menyelaraskan langkah dalam menurunkan angka kematian bayi (AKB).

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Bapak H. Toha, SKM., M.Si. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa masa neonatal atau 28 hari pertama kehidupan merupakan fase paling kritis yang menentukan masa depan kesehatan seorang anak.

Melalui koordinasi Tim Kerja Kesehatan Keluarga, terdapat beberapa poin utama yang menjadi sorotan dalam evaluasi kali ini:

Pemantapan Skrining Hipotiroid Kongenital (SHK): Memastikan seluruh bayi baru lahir di Puskesmas menjalani skrining untuk mencegah keterbelakangan mental dan gangguan pertumbuhan.

Kualitas Kunjungan Neonatal (KN): Mengevaluasi kepatuhan tenaga kesehatan dalam melakukan kunjungan rumah dan pemeriksaan fisik bayi sesuai standar minimal (KN1, KN2, dan KN3).

Akurasi Data Pelaporan: Sinkronisasi data antara laporan manual Bidan Desa dengan sistem informasi kesehatan nasional guna pemetaan wilayah risiko tinggi.

Manajemen Komplikasi Neonatus: Penguatan prosedur rujukan dari Puskesmas ke Rumah Sakit bagi bayi dengan kondisi gawat darurat.

Dengan adanya evaluasi rutin ini, Dinas Kesehatan berharap seluruh pengelola program anak di setiap Puskesmas memiliki pemahaman yang sama terkait target capaian tahun 2026. Sinergi antara kebijakan di tingkat Dinas dengan aksi nyata Bidan Desa diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman bagi lahirnya generasi emas di Kabupaten Tangerang.

Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) yang akan diimplementasikan oleh masing-masing Puskesmas mulai bulan depan.

***

Iklan
Penulis

Tags

Terkini