Tembus 7 Juta Peserta, CKG Banten Duduki Peringkat Kedua Nasional
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan Pemkot Tangerang terus melakukan berbagai inovasi untuk memperluas jangkauan CKG.
Menurutnya, CKG merupakan bagian dari upaya pencegahan dan promosi kesehatan sehingga masyarakat perlu didorong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
“Pemkot Tangerang melakukan sistem jemput bola dalam pelaksanaan CKG. Kami mendatangi sekolah-sekolah, perusahaan, komunitas, hingga turun langsung ke tempat tinggal masyarakat,” ujar Sachrudin.
Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat tidak hanya menunggu pelayanan di fasilitas kesehatan, tetapi juga dapat memperoleh akses pemeriksaan kesehatan di lingkungan mereka.
Banten Hanya Terpaut 0,7 Persen dari Peringkat Pertama
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan capaian Banten saat ini hanya berselisih tipis dari Provinsi Gorontalo yang berada di peringkat pertama nasional.
“Peringkat teratas capaian Program CKG di Indonesia adalah Provinsi Gorontalo. Selisih capaian kita sekitar 0,7 persen saja,” jelas Ati.
Dengan selisih tersebut, Dinkes Banten terus mendorong peningkatan partisipasi masyarakat melalui penguatan sosialisasi dan pelayanan langsung di lapangan.