Menurutnya, keberadaan kompetisi yang terukur dapat memberikan ruang bagi atlet untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mendorong terciptanya iklim olahraga yang sehat di masyarakat.
Apresiasi serupa disampaikan Pemerintah Kota Cilegon melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon Ahmad Aziz Setia Ade Putra, S.E., M.Si.
Ia mengatakan Pemkot Cilegon mendukung kegiatan positif yang memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengembangkan potensi, termasuk melalui olahraga prestasi.
“Pemerintah Kota Cilegon senantiasa mendukung penuh setiap kegiatan positif yang membina generasi muda, salah satunya melalui prestasi olahraga. Kejurkot PBSI 2026 ini membuktikan bahwa sinergi lintas sektor mampu menciptakan ruang positif bagi anak-anak muda kita untuk menjauhi hal negatif dan menyalurkan energi mereka ke jalur prestasi. Mari kita junjung tinggi sportivitas demi Cilegon yang semakin juara,” tegas Ahmad Aziz.
Pembukaan Kejurkot PBSI Kota Cilegon 2026 ditandai dengan pemukulan shuttlecock secara simbolis oleh jajaran pimpinan.
Prosesi tersebut disambut antusias para atlet, pelatih, dan penonton yang hadir di arena pertandingan.
Melalui Kejurkot 2026, PBSI Kota Cilegon berharap kompetisi tersebut tidak hanya melahirkan juara di tingkat kota, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan atlet yang mampu bersaing di tingkat regional hingga nasional.
Dengan melibatkan ratusan atlet dari berbagai kelompok usia, ajang tersebut sekaligus menjadi ruang bagi PBSI Cilegon untuk memetakan potensi dan perkembangan pebulutangkis muda yang diproyeksikan menjadi kekuatan olahraga Kota Cilegon di masa mendatang.