JAKARTA – Perjalanan Komjen Pol Suyudi Ario Seto menuju pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia tidak berlangsung singkat. Lebih dari tiga dekade pengabdiannya di kepolisian dilalui dari tugas-tugas reserse di lapangan, memimpin sejumlah kepolisian resor, menduduki jabatan strategis di Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri, hingga dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kini, perjalanan panjang tersebut memasuki babak baru. Pada Kamis (1/10/2026), DPR RI menyetujui Suyudi sebagai Kapolri melalui rapat paripurna setelah sebelumnya menjalani uji kelayakan dan kepatutan di Komisi III DPR RI.
Suyudi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994. Ia lahir pada 14 Juli 1973. Setelah menyelesaikan pendidikan Akpol, ia melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) yang diselesaikan pada 2003, kemudian mengikuti pendidikan Sespimti Polri dan lulus pada 2018.
Ditempa dari Dunia Reserse
Awal perjalanan karier Suyudi banyak diwarnai penugasan di bidang reserse. Ia mengawali kiprahnya sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya.
Dari sana, pengalaman Suyudi berkembang melalui sejumlah posisi operasional dan penyidikan. Ia pernah menjadi Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kanit Jatanras Polda Metro Jaya, hingga Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota dan Polres Metro Jakarta Barat.
Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke sejumlah posisi strategis di lingkungan Polda Metro Jaya dan Bareskrim Polri.
Suyudi pernah dipercaya menjadi Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya, kemudian memimpin sejumlah satuan kewilayahan. Ia juga pernah menjabat Kapolsek Metro Tanah Abang, Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.