Di posisi tersebut, Suahasil terlibat dalam berbagai perumusan kebijakan fiskal, termasuk kebijakan yang berkaitan dengan perpajakan dan pengelolaan anggaran negara.
Pada 2019, ia kemudian dipercaya menjadi Wakil Menteri Keuangan dan tetap berada di posisi tersebut selama beberapa tahun.
Dengan latar belakang akademisi sekaligus birokrat teknokrat, Suahasil dinilai memiliki pengalaman cukup panjang dalam memahami bagaimana kebijakan fiskal dirancang hingga diterapkan pemerintah.
Kini Harus Menjaga APBN
Tugas Suahasil sebagai Menteri Keuangan datang pada situasi yang penuh tantangan.
Setelah dilantik, ia menegaskan pentingnya menjaga kredibilitas dan kesehatan APBN. Suahasil juga menyatakan komitmennya untuk mempertahankan defisit anggaran di bawah batas maksimal 3 persen dari produk domestik bruto (PDB) sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan.
Di sisi lain, pemerintah tetap harus menjalankan berbagai program prioritas Presiden Prabowo.
Artinya, Suahasil menghadapi pekerjaan besar: menjaga disiplin fiskal sekaligus memastikan anggaran negara tetap mampu menopang agenda pembangunan pemerintah.